28Dec

Full Remote Work dan Work from Home, Apa Perbedaan Keduanya?

Work from home ternyata berbeda dari full remote work walau intinya sama. Inilah panduan singkat terkait perbedaan di antara keduanya.

Bekerja tanpa berada di kantor secara fisik sudah menjadi tren bahkan sebelum pandemi. Work from home, istilah yang sekarang populer, mengizinkan karyawan melakukan tugas-tugas mereka dengan lebih fleksibel karena tidak ada tuntutan hadir secara fisik di kantor. Akan tetapi, jenis pekerjaan semacam ini memiliki beberapa versi.

Selain WFH, ada juga istilah full remote work yang ikut populer setelah tren digital nomad muncul. Keduanya mungkin menjunjung metode “bekerja di luar kantor”, tetapi ternyata ada perbedaan yang cukup signifikan. Berikut beberapa poin perbedaannya.

  1. Keterikatan
  2. Istilah WFH saat ini dilekatkan pada karyawan suatu perusahaan yang karena suatu sebab (misalnya pandemi) harus menyelesaikan pekerjaannya di rumah. Ini berarti pekerja masih memiliki keterikatan pada kantor mereka, bahkan mengikuti jadwal dan agenda yang sudah ditentukan. Rumah sekadar tempat kerja baru untuk kantor mereka.

    Istilah full remote work merujuk pada mereka yang memang memiliki pekerjaan di luar kantor dan tidak terikat tempat. Tingkat keterikatan pada kantor mungkin lebih rendah atau malah sama sekali tidak ada.

  3. Orientasi Kerja
  4. Orientasi kerja pelaku work from home saat ini kebanyakan adalah pada kantor. Masing-masing karyawan mengikuti peraturan perusahaan dan berkomunikasi sebagai mestinya. Sebaliknya, pelaku full remote work lebih fleksibel dalam kultur kerjanya.

  5. Lokasi
  6. WFH memberi implikasi bahwa karyawan bekerja dari rumah. Dalam situasi khusus seperti pandemi, hal tersebut akurat karena adanya pembatasan sosial. Hal ini bisa menguntungkan atau merugikan, tergantung bagaimana situasi atau atmosfer rumah dan bagaimana Anda bisa memberi pengertian terhadap anggota keluarga.

    Sebaliknya, full remote work lebih bermakna “bentuk sendiri ruang kerja Anda”. Pekerjaan model ini tidak harus digarap di rumah. Anda bisa pergi ke perpustakaan, kedai kopi, bahkan pantai atau gunung. Tidak ada batasan tempat bekerja selama Anda menyelesaikan tugas dengan baik.

  7. Inisiatif
  8. Karakteristik WFH yang lebih terikat pada kantor fisik membuat level pengawasannya masih tetap kuat. Anda mungkin bekerja di rumah, namun ada atasan dan rekan tim kerja yang akan selalu mengingatkan kewajiban Anda.

    Full remote work tidak memberi pengalaman serupa. Karena sifatnya yang bebas dari lingkungan kantor fisik, Anda dituntut lebih proaktif dan fleksibel dalam berkomunikasi. Anda juga harus rajin menyesuaikan jadwal untuk menyelesaikan setiap proyek karena tidak ada yang akan mengingatkan.

  9. Metode Komunikasi
  10. WFH biasanya masih melibatkan banyak rekan kerja dalam berkomunikasi. Zoom, Skype, dan alat komunikasi audio visual lainnya menjadi andalan untuk membuat seminar, diskusi, pembahasan proyek, dan sebagainya.

Full remote work biasanya lebih banyak melibatkan komunikasi nonverbal seperti mengetik email dan pesan. Meskipun penggunaan media komunikasi audio visual seperti Zoom, Skype, dan lainnya tetap dilakukan, komunikasi dengan audion ini relatif jarang dilakukan kecuali mungkin dengan klien tertentu.

Apa Keuntungan Keduanya?

Full remote work dan WFH mungkin berbeda, tetapi keduanya menawarkan keuntungan spesifik dari bekerja tanpa ikatan tempat. Contohnya:

  • Fleksibel
  • Walau mungkin masih terjadwal, WFH dan full remote work sama-sama menawarkan fleksibilitas dalam hal pengaturan jadwal. Anda bisa sedikit meluangkan waktu untuk melakukan hal lain, misalnya.

  • Nyaman secara Fisik
  • Lupakan stres akibat harus memilih baju resmi, dandanan, dan bayi pada hari-hari kerja. Kenakan baju paling nyaman yang Anda sukai. Jika Anda harus seminar Zoom, silakan kenakan kemeja santai di atas dan celana pendek di bawah!

  • Mengurangi Waktu Perjalanan
  • Jika Anda tinggal di kota besar, kemacetan pagi hari lumrah, namun tetap menyebalkan. Untungnya, pilihan kerja dari rumah bisa sedikit mengurangi waktu yang tersia-sia di jalanan.

Full remote work maupun work from home sama-sama membutuhkan perhatian, mulai dari pengaturan jadwal kerja hingga memilih perlengkapan kantor bermutu semacam VINOTI Office. Perencanaan jadwal serta area kerja teratur akan memberi Anda keuntungan saat WFH.

ABOUT THE AUTHOR

admin_vinoti
Creative & Brand Designer for Vinoti, an affiliation to Vivere